Pleuropulmonary blastomas (PPBs) terbentuk di jaringan paru-paru dan pleura (jaringan yang menutupi paru-paru dan melapisi bagian dalam dada). PPB juga dapat terbentuk di organ-organ di antara paru-paru termasuk jantung, aorta, dan arteri pulmonal, atau diafragma (otot pernapasan utama di bawah paru-paru).
Ada tiga jenis PPB:
Tumor tipe I adalah tumor seperti kista di paru-paru. Mereka paling sering terjadi pada anak-anak berusia 2 tahun dan lebih muda dan biasanya dapat disembuhkan. Tumor tipe Ir adalah tipe I tumor yang semakin kecil atau belum tumbuh atau menyebar.
Tumor tipe II menyerupai kista dengan beberapa bagian padat. Tumor ini kadang menyebar ke otak.
Tumor tipe III adalah tumor padat. Tumor ini sering menyebar ke otak.
Faktor Risiko untuk Blastoma Pleuropulmonary pada Anak
Risiko PPB meningkat sebagai berikut:
Memiliki sindrom kanker familial blastoma pleuropulmonary.
Memiliki perubahan tertentu dalam gen DICER1.
Tanda dan Gejala Blastoma Pleuropulmonary pada Anak-Anak
PPB dapat menyebabkan salah satu tanda dan gejala berikut. Tanyakan kepada dokter anak Anda jika anak Anda memiliki salah satu dari hal berikut:
Batuk yang tidak hilang.
Sulit bernapas.
Demam.
Infeksi paru-paru, seperti pneumonia.
Desah.
Nyeri di dada atau perut.
Kehilangan selera makan.
Berat badan tanpa alasan yang diketahui.
Merasa sangat lelah.
Kondisi lain yang bukan PPB dapat menyebabkan tanda dan gejala yang sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar